kemarahan yang tak pernah berhitung tentang tangis darah airmata
adalah sorot mata yang meletikkan bara api
dan meledakkan amunisi kebencian ke segala arah
adalah engkau yang menyimpan perih
tak tahu hendak apa
tak tahu hendak mengapa
mata hati buta
telinga hati tuli
karena kemarahan
maka tak pernah kau hitung
tangis darah airmata manusia tak berdosa
meledak bersama amunisi kebencian dan amarahmu!
Comments
Post a Comment